Pages

Showing posts with label SEJARAH. Show all posts
Showing posts with label SEJARAH. Show all posts
Saturday, October 26, 2013 at 1:14 AM Posted by Unknown


YIN YANG SEBAGAI MATERI DASAR
Dalam kehidupan sehari-hari seseorang yang dikatakan seimbang jika orang tersebut cukup unsur Yin dan Yang. Seseorang dikatakan kekurangan Yin ditandai dengan gejala panas, bibir kering, feses kering, mudah haus dll. Sedangkan seseorang dikatakan kekurangan unsur yang akan nampak gejala seperti mual, kedinginan, kaki dan tangan dingin, diare dll. Beberapa meteri penyusun dari unsur Yin adalah darah, cairan dan Jing, dan materi pnyusun dari unsur yang adalah Qi.
Terlu adalah sebuah contoh dari teori Yin Yang, dimana setiap materi didalamnya mengandung unsur Yin dan Yang

QI SEBAGAI MATERI DASAR
Qi atau enegi vital merupakan suatu unsur yang tidak dapat dilihat, dipegang, atau pun dirasakan. Qi juga merupakan substansi esensial yang memelihara aktivitas organ, jaringan tubuh lain, serta memelihara meridian. Qi bekerja di seluruh bentuk fisiologis tubuh, tidak ada tempat dalam tubuh yang tidak di lewati oleh Qi. Bila gerakan Qi berhenti maka aktivitas tubh juga akan berhenti. Maka dari itu seseorang dikatakan sehat jika Qi dalam tubuhnya cukup.
Dalam mempelajari qi dan sirkulasinya perlu diketahui distribusi, sumber, dan fungsi Qi yang bermacam-macam tersebut. Beberapa fungsi Qi :
a.    Sebagai penggiatan tubuh atau penunjang
b.   Sebagai pemanasan atau penghangatan
c.    Sebagai pertahanan tubuh
d.   Sebagai pemantau atau pengawasan
e.    Sebagai nutrisi
f.     Sebagai pengaktifan Qi

JING SEBAGAI MATERI DASAR
Jing mempunyai dua arti yaitu Jing dalam arti bawaan dan Jing dalam arti sesudah lahir. Jing bawaan merupakan materi pembentukan tubuh manusia, yaitu materi yang ada seblum pembentukan tubuh yang berasal dari orang tua. Sedangkan jing sesudah lahir adalah materi yang terjadi karena hasil pengolahan bahan makanan dan minuman. Jing yang terbentuk akan disimpan dalam organ Zang.

DARAH/XUE SEBAGAI MATERI DASAR
Darah merupakan cairan berwarna merah yang beredar dalam pembuluh darah dan merupakan substansi makanan yang vital dalam tubuh. Peredaran darah ke seluruh tubuh tersebut terorganisir oleh tiga organ yaitu jantung, hati, dan limpa. Jantung mengalirkan darah ke seluruh tubuh melelui pembuluh-pembuluh yang terdapat di semua bagian tubuh dan daya penggeraknya adalah Qi, dan Qi limpa membantu mengontrol darah dan mencegah perdarahan. Hati menggiatkan aliran Qi dan mengatur volume darah.
Disfungsi dari salah satu tiga organ tersebut dapat mengakibatkan kelainan peredaran darah, seperti :
Ø Defisiensi Qi jantung/Qi Xu jantung misalnya dapat menimbulkan stagnasi (bendungan darah jantung)
Ø Disfungsi limpa/Qi Xu limpa dalam mengontrol darah dapat menimbulkan perdarahan usus, perdarahan rahim, urine berdarah dan ekimosis (bercak darah dalam kulit).

CAIRAN TUBUH/JIN YE SEBGAI MATERI DASAR
Cairan tubuh merupakan istilah umum untuk semua cairan normal yang terdapat dalam tubuh, cairan tersebut antara lain ludah, liur lambung, liur pencernaan lain dan cairan-cairan dalam rongga sendi, air mata, cairan hidung, keringat dan kemih.
Jin Ye terbentuk dari makanan dan minuman yang di cerna dan diserap oleh limpa dan lambung. Cairan tersebut di distribusikan dan di eksresi oleh limpa yang berkaitan dengan fungsi transportasi, penyeberan, pengaliran dan pengaturan peredaran air. Fungsi pengendalian, pembentukan kemih dan pemisahan cairan kemih dan cairan jernih di atur oleh organ ginjal.
Jin sendiri adalah cairan yang jernih dan encer, sedangkan Ye adalah cairan yang pekat dan keruh. Jin didistribusikan pada permukaan otot, berfungsi menghangatkan dan memeberi makanan otot, serta melembabkan kulit, sedangkan Ye disimpadan dalam sendi dan ruang-runag terbukalain dan berfungsi membasahi sendi, menguatkan otak dan sumsum tulang, serta memberi makan sebagai ruang terbuka.

Sumber :   Ridho, Achmad Ali. (2013). Bekam sinergi. Solo : Aqwamedika

Thursday, October 3, 2013 at 3:13 PM Posted by Unknown


Salah satu warisan kebudayaan China yang hingga kini masih eksis dan diakui dunia adalah pengobatan tradisionalnya. Pengobatan tradisional China bahkan dinilai sebagai pengobatan alternatif medis saat ini.
Pengobatan tradisional cina atau Tradisional Chinese Medicine (TCM) merupakan ilmu yang telah berkembang selama ribuan tahun lalu. Praktek TCM mempunyai cara pandang sendiri dalam melakukan diagnosis suatu penyakit, sehingga ada juga yang mengatakan TCM bukan merupakan sebuah pengobatan alternatif, namun sebuah ilmu kedokteran sendiri di luar medis.
TCM memandang bahwa segala proses itu berhubungan dan berinteraksi dengan lingkungan, oleh karena itu suatu penyakit diyakini adanya ketidakharmonisan antara lingkungan di dalam dan di luar tubuh. Hal inilah yang mendasari pengobatan cina.
Filosofi pengobatan tradisional Tiongkok percaya bahwa segala proses dalam tubuh manusia berhubungan dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Penyakit biasanya disebabkan oleh ketidakharmonisan antara lingkungan di dalam dan di luar tubuh manusia. Gejala ketidakseimbangan ini digunakan dalam pemahaman, pengobatan, dan pencegahan penyakit.
Acuan yang digunakan dalam TCM termasuk unsur Yin-Yang, lima unsur (Wu-xing),  sistem meridian tubuh manusia (Jing-luo), teori organ cang Fu, dan lainnya. TCM tidaklah jarang berselisih dengan kedokteran barat, namun dalam prakteknya kombinasi antra keduanya dalam hal pembuktian.
Standardisasi itu menghasilkan pengobatan tradisional Tionghoa. Kini, pengobatan tradisional Tionghoa diajarkan hampir di semua sekolah kedokteran di Cina, sebagian besar Asia, dan Amerika Utara. Dan hingga kini meski dunia kedokteran dan kebudayaan Barat telah menyerbu China, pengobatan tradisional belum bisa tergantikan.
Hal ini disebabkan oleh banyak faktor sosiologis dan antropologis. Pengobatan tradisional dipercaya sangat efektif, dan kadang-kadang dapat berfungsi sebagai obat paliatif (pengobatan yang berkonsentrasi pada pengurangan keparahan gejala penyakit) ketika kedokteran Barat tidak mampu menangani lagi, seperti pengobatan rutin pada kasus flu dan alergi, serta menangani pencegahan keracunan.
Pengobatan China pun akhirnya masuk ke Indonesia seiring berkembangnya komunitas Tionghoa di Nusantara. Berbagai bentuk pengobatan seperti akupuntur, pijat, refleksi dan sebagainya juga semarak di Indonesia.
Kini pengobatan China juga semakin menjamur. Banyak faktor yang membuat masyarakat akhirnya memilih ramuan China sebagai pengobatan.
Harga yang relatif terjangkau dan ramuan herbal yang ditawarkan seolah menjadi solusi atas karut marut dunia medis. Bahkan kini hampir di semua stasiun televisi menayangkan manjurnya ramuan dan pengobatan China.

Sumber :   Ridho, Achmad Ali. (2013). Bekam sinergi. Solo : Aqwamedika
http://www.merdeka.com/peristiwa/sejarah-panjang-pengobatan-tradisional-china.html

Tuesday, October 1, 2013 at 2:28 AM Posted by Unknown


Pengobatan Barat

Dunia pengobatan jaman sekarang jelas terlihat dua sisi yang berlawanan yaitu kedokteran modern dan tradisional. Kedokteran modern yang dikenal dengan pengobatan konvensional atau kedoteran barat yang memandang sehat jika materi dan struktur organ dalam keadaan normal, termasuk rohani dan sosialnya.
Saat berbicara tentang orang sakit makan kedokteran barat melihat organ apa yang sakit, adakah jaringan tubuh yang sakit. Misalkan batuk, maka dokter akan melihat adakah gangguan pada organ paru-parudan untuk memastikannya makan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan bantuan alat-alat modern. Ini lah yang kita sebut kedokteran barat berbasis materi dan struktur organ.
Sudah kita ketahui bersama, kedokteran barat telah menemukan berbagai macam obat mulai dari aspirin penghilang sakit, sampai obat-obatan dengan harga selangit. Diproduksi dengan teknologi yang canggih baik dari material organik maupun an-organik. Senyawa organik adalah senyawa-senyawa yang akan terurai di dalam tubuh kita nantinya, sedangkan senyawa an-organik adalah senyawa yang tidak terurai, seperti natrium, nitrogen dan senyawa logam, seperti seng, magnesium, calcium dan lainnya. Tumpukan dari senyawa an-organik ini akan keluar bersama dengan air seni kita. Bila kita minum air putih sekitar 2 liter per hari, mungkin itu bisa menyehatkan ginjal kita, tapi bila kurang dari itu, maka ginjal kita akan bekerja lebih keras, dan tentu saja akan mengurangi umur dari ginjal kita. Kedokteran barat memiliki kecenderungan untuk menuntaskan penyakit dalam waktu singkat tanpa memperhitungkan organ lain yang bisa saja terganggu oleh senyawa yang dibawa oleh obat tersebut, atau dampak jangka panjangnya. Asal penyakit yang sekarang sembuh, tak jadi soal. Tanpa memperhitungkan akibat selanjutnya, atau boleh jadi unsur kesengajaan, karena suatu saat si pasien akan datang lagi dengan penyakit yang lain, dan tentunya dia juga punya obatnya. Hemm, tampaknya unsur bisnis memang menjadi pertimbangan utama kaum ini.

Pengobatan Timur

Sedangkan kedokteran timur atau lebih dikenal dengan kedokteran tradisional lebih terfokus pada fenomena, fungsi dan kerelasi. Hal ini dikarenakan kedokteran timur lebih dulu ada daripada kedokteran barat, oleh karena itu cara-cara yang ditempuh masih sangat tradisional ketika bertemu dengan pasien. Orang timur memaknai kesehatan berasal dari pengamatan dan alam semesta ini. Misalnya orang yang terserang vertigo, orang timur mengasumsikan bahwa hal ini disebabkan karena patogen angin. Sifat angin yang mudah berpindah-pindah dalam suatu tempat. Hal ini dikaitkan dengan hati, hati diibaratkan sebagai pohon. Jika hati terlalu ekses maka pohon akan menjulang tinggi dan akan mudah tertiup angin. Ahirnya orang dengan hati yang ekses bisa terkena vertigo.
Konsep pengobatan dari timur sangatlah berbeda dari cara-cara pengobatan barat ini. Sudah menjadi tabiat masyarakat kita dahulu untuk selalu meminum jamu yang berasal dari ramuan dedaunan untuk menjaga kesehatan atau untuk menyembuhkan penyakit-penyakit ringan, seperti flu, batuk dan sebagainya. Pengobatan tradisional timur ini tidak langsung menyembuhkan penyakitnya. Akan tetapi, membuang racun atau toksin yang ada dalam tubuh atau darah kita dengan ramuan tertentu, setelah itu baru pemulihan organ dalam yang kemudian akan secara otomatis memperbaiki kinerja antibodi di dalam tubuh kita untuk melawan penyakitnya. Dalam sistem ini, tubuh di arahkan untuk membuat antibody sendiri yang sifatnya permanen, tidak sementara dan menjadi ketergantungan.

Sumber :   Ridho, Achmad Ali. (2013). Bekam sinergi. Solo : Aqwamedika
http://ekowraps.blogspot.com/2012/06/perbedaan-pengobatan-barat-dan.html

Monday, September 30, 2013 at 7:32 PM Posted by Unknown


Dari Ibnu Abbas r.a., bahawa Rasulullah SAW bersabda :. “kesembuhan itu ada dalam tiga hal : dalam syurthah mihjam (sayatan pisau bekam), minum madu atau sundutan api. Namun aku melarang umatku melakukan sundutan api”.

Dalam hadist tersebut di jelaskan bahwa ada tiga macam dalam kesembuhan (pengobatan) antara lain :

1.     Sayatan Pisau Bekam

Bekam basah merupakan salah satu tibbun nabawi yang di tujukan pada sindrom panas. Dalam hal ini bekam basah mengeluarkan beberapa unsur yaitu angin, panas, energi dan darah kotor (stasis darah). Bekam basah bersifat sedasi/melemahkan dengan mengeluarkan sifat ekses/berlebih dari unsur-unsur tersebut.



2.     Minum Madu

Madu dalam ilmu TCM mempunyai unsur panas, sehingga madu sangat cocok dalam penanganan sindrom dingin. Madu juga digunakan dalam tibbun nabawi untuk penyakit dengan sindrom dingin.







3.     Al Kayy

Al kayy merupakan pengobatan yang dilarang oleh baginda rosululloh SAW dikarenakan menimbulkan kecacatan, namun al kayy yang sekarang telah di modifikasi oleh Iibnu Rumman sehingga tidak mnimbulkan cacat. Moksibusi merupakan subtitusi dari al kayy. Moksibusi sendiri adalah metode memanasi titik akupuntur menggunakan bakaran moksa (tampak seperti al kayy). fungsi dari al kayy adalah dipakai untuk sindrom yang sangat dingin.

sumber : Ridho, Achmad Ali. (2013). Bekam sinergi. Solo : Aqwamedika

    About Me

    Followers